Inilah Sikap tegas Jusuf Kalla masalah gereja di depan 700 pendeta
Bekas wakil presiden Jusuf Kalla bicara masalah toleransi 56. 000 gereja, tersebut tema sesuatu kiriman broadcast blackberry messenger yang banyak tersebar serta di terima redaksi voa-Islam. Com. Isi dari pesan tersebut mengisahkan Jusuf Kalla yang saat ini jadi ketua Umum Dewan Masjid Indonesia ( DMI ) yang menanggapi dengan tegas pertanyaan perihal GKI Yasmin, bogor dihadapan 700 ratus pendeta. Ia juga bicara masalah toleransi yang perlu datang dari ke-2 belah pihak. Di bawah ini kutipan lengkap cerita Jusuf Kalla yang berani berlaku tegas dihadapan beberapa pendeta.
“Toleransi itu ke-2 belah pihak, anda juga mesti toleran. Apa salahnya pembangunan dipindah lokasi sedikit saja, tuhan tidak problem anda akan doa dimana. Izin membangun gereja bukan hanya urusan tuhan, namun urusan walikota, ” demikian khasnya Jusuf Kalla dengan suara yang tinggi.
Lantas Jusuf Kalla bercerita lagi, bahwa didalam konferensi gereja dihadapan 700 pendeta pak Jusuf Kalla juga ditanya : kenapa di kantor-kantor harus ada masjid ?
Dengan tegas jk menjawab : justru ini dalam rencana menghormati anda. Jumat kan tidak libur, anda libur hari minggu untuk kebaktian. Anda dapat kebaktian dengan 5 kali shift, ibadah jum’at hanya sekali. Bila anda tidak senang ada masjid di kantor, apa anda akan hari liburnya ditukar ; jum’at libur, minggu kerja. Mengerti ini sebagai penghormatan umat Islam pada umat kristen, ” tegas jusuf kalla.
Sudah pasti cerita Jusuf Kalla yang demikian berani mengambil sikap tegas itu jelas bikin kagum umat Islam yang mendengarnya. Tetapi untuk beroleh kebenaran cerita tersebut jurnalis voa-Islam. Com mengkonfirmasi ustadz fahmi salim yang turut dan didalam rapat dmi berbarengan jusuf kalla.
Wakil sekjen miumi tersebut selanjutnya membetulkan cerita Jusuf Kalla tersebut. “itu benar, disampaikan ayah Jusuf Kalla waktu rapat di dmi jum’at sore tempo hari. Lantas beliau menceritakan apa yang disampaikan waktu diundang oleh sinode gereja di makassar, ” kata ustadz fahmi salim, pada voa-Islam. Com, ahad ( 3/3/2013 ).
Semoga sikap bijak serta tegas Jusuf Kalla itu dapat dicontoh oleh beberapa pemimpin, tokoh ataupun negarawan yang lain. Jangan sempat untuk menggapai simpati minoritas seorang muslim menanggalkan pembelaannya pada keperluan umat Islam.
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !