Partai Islam-Islaman
Ustad Mashadi : tak ada partai Islam, tak ada pemimpin Islam, yang ada Islam-Islaman
Bagian Dewan Perwakilan Rakyat periode 1999-2004 dari Partai Keadilan (saat ini PKS ) ustad Mashadi mengkritisi tingkah laku politisi serta partai politik Islam sekarang ini. Menurut dia, saat ini tidak ada lagi politisi Islam yang sejati, tak ada juga parpol Islam yang sejati. Yang ada hanya “Islam-Islaman”.
Menurut ustad Mashadi didalam Majelis Taqarrub Ilallah serta temu pembaca nada Islam, di Masjid Baiturahman, Tebet, Jakarta Selatan, sabtu (23/2/2013 ). Mengatakan “tidak ada partai Islam, tak ada pemimpin Islam. Yang ada cuma Islam-Islaman.
Melewati pernyataannya itu, Mashadi bukan hanya bermakna anti partai Islam. Namun untuk tunjukkan bahwa begitulah faktanya. Tak ada lagi partai politik yang memperjuangkan syariat Islam di dpr.
“sekarang ini tidak layaknya periode dulu, waktu ada masyumi. Tokoh-tokoh masyumi itu berdebat dengan orang pni, debat dengan pki untuk mengaplikasikan syariat Islam, ” kata bekas ketua komunitas umat Islam (fui ) itu lantang.
Politisi-politisi Islam dari partai masyumi, layaknya muhammad natsir, m roem, burhanuddin harahap, syafruddin prawiranegara, kh isa anshori, kata Mashadi, hidupnya juga amat sederhana. “tidak ada tokoh masyumi yang menggunakan duit negara untuk kehidupan pribadi, ” ungkapnya.
Sebaliknya, lanjut Mashadi, politisi saat ini amat jauh dari sosok politisi Islami. Pola hidup serta langkah berfikirnya tidak mencerminkan sebagai seorang muslim. Mereka bergaulnya dari hotel mewah yang satu ke hotel mewah yang lain. Dari kafe satu ke kafe yang lain. “Ada politisi partai Islam, bekas bagian himpunan mahasiswa Islam. Kunjungan ke belanda dia judi kalah 2 miliar, ” ungkapnya.
Nah, masalah saat ini ini di mana sebanyak tokoh Islam, terlebih ada yang dari parpol Islam, ada sebagai tersangka masalah korupsi arus jadikan pelajaran (ibrah) agar tidak terulang lagi di periode mendatang. “ini dikarenakan dengan terang-terangan kita berani durhaka pada Allah SWT, menghindari diri dari Allah” tandasnya.
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !